Muslimah Journey

  • Home
  • Motivation
  • Gallery
  • Guidance
    • Alquran
    • Hadits
  • About Me

Bila tak berjarak, mungkin saja kita tak sedewasa saat ini
Bila tak berjarak, mungkin saja kita tak mau saling terbuka
Bila tak berjarak, mungkin saja senyum ini menjadi suatu kesalahan
Bila tak berjarak, mungkin saja rasa kita tak sedamai saat ini
Bila tak berjarak, mungkin saja kita tak saling mendoakan dan tak menemukan syukur utk terucapkan
Banyak yg kita dapatkan dari jarak yg Allah ciptakan
Bahwasannya, dikemudian hari kita bisa lebih saling memaknai

Banyak yg kita pelajari saat Allah tengah memberi jarak
Sesuatu yg indah akan segera menghampiri lebih dari sekedar hadir
Jarak bukan utk dibenci, tapi sepantasnya utk dihargai
Jarak beriringan dengan doa akan menemukan sebuah pertemuan yg paling dirindukan
-
Selagi kita masih berada di bumi
jarak hanyalah perihal waktu
bertahan dalam sebuah komitmen
untuk saling menjaga akan lebih bermakna
Ketika kesetiaanmu, kau buktikan dengan tindakan
bukan dengan ucapan

Percayalah, bahwa jarak ini tercipta untuk menjaga kesucian hati diantara kita
and believe me,
it's just about 718km.



الدنيا متاع، وخير متاع الدنيا المرأة الصالحة
Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.” (HR. Muslim)

Maka, ada 2 pilihan didunia ini bagi seorang wanita muslimah, yaitu menjadi sebesar-besarnya fitnah atau menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia.

Apakah kau tau wahai wanita akhir zaman?
Jika seseorang jatuh cinta maka cinta itu akan membungkus seluruh aliran darahnya, membekuknya dalam jari-jarinnya dan menutup semua mata hati serta pikirannya,
membuat dia lupa akan prinsipnya,
membuat dia lupa akan besarnya fitnah dunia,
membuat dia lupa akan mana benar dan mana yg seharusnya dia hindari.

Karena itu sebelum saatmu tiba, sebelum seseorang terpilih itu datang dan membawamu ke dalam istananya janganlah kau biarkan dirimu layu sebelum masanya,
jangan kau biarkan kumbang berebutan untuk menghisap madumu, jangan kau biarkan mereka mengintipmu diam-diam dan menikmati pesonamu dalam kesendiriannya, jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh atas nama cinta.

Dan kau wanita, ketahuilah kelak kau hanya akan memiliki satu orang pasangan hidup, Jadi seberapa banyak pun laki-laki yang menyukaimu pada akhirnya kau hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki.
Wanita yang terjaga maka Allah lah yang akan mengirimkan pendamping untuknya, karena wanita yang terjaga adalah wanita yang banyak didamba oleh seorang lelaki sholeh.
Dan wanita itu hakikatnya menunggu, tak perlu kau terlalu sibuk mencari sehingga kau lupa untuk memperbaiki diri.
Hingga saatnya tiba, seseorang itu akan datang untuk mengucapkan janji suci dihadapanmu dan keluargamu, mengajakmu untuk membangun istana bersama, tidak hanya didunia namun hingga ke surga.
Jadi wahai kau wanita,jagalah dirimu, hatimu, kehormatanmu, sebelum saatnya tiba nanti.

Perihal pasangan hidup,
Kau percaya takdir Allah,bukan?

Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama maka sejauh apapun mereka,sebanyak apapun rintangan yang menghalangi, sebesar apapun beda di antara mereka,sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya, meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya, meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya, meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa, PASTI tetap saja mereka akan bersatu seakan ada magnet yang menarik mereka, akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua, akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu.

Hal yang perlu dicatat di sini adalah yakinlah bahwa yang diberikan oleh Allah,
yakinlah bahwa yang digariskan oleh Allah,
yakinlah bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam Kitab-Nya adalah yang terbaik untuk kita dan yang paling sesuai untuk kita, membuat kita merasa bahagia.
Karena Dialah yang paling mengerti kita lebih dari kita sendiri, Dialah yang paling menyayangi kita, Dia lah yang paling mengetahui apa yang terbaik untuk kita sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya dan itupun hanya berdasarkan pada prasangkaan kita.

Cinta sejatinya hanyalah pada Rabbul Izzati, sebuah cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan, namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya, Dia berikan kita cinta kepada orang-orang disekeliling kita.

Jangan mubazirkan tenagamu, waktumu, perasaanmu, airmatamu. Jangan kau umbar semua perasaan cintamu karena belum tentu dia adalah jodohmu.
Namun jika kau memang sudah ditakdirkan untuk bersatu, maka siapa yg bisa mengelak?
Biarkan Allah sendiri yg menyatukannya dalam ikatan yg halal.
Jangan sampai kau menduakan-Nya hanya karna rasa yang Dia titipkan kepadamu.
Jangan sampai menjadikan mu lupa kepada Yang Maha Memberi Cinta.
Bukankah seharusnya kau lebih mendekatkan diri kpd-Nya?
Atau mungkin melangitkan do'a-do'a yang terbaik untukmu dan untuknya.
membisikkan segala permintaanmu kpd-Nya.

Karena bagiku, segala sesuatu yg membuatmu jauh dari Allah, bukan cinta namanya.
Karena cinta itu hakikatnya suci, maka jangan sekali-sekali mengotorinya dengan sesuatu yg bisa menjadikanya rusak.
Dia menitipkan rasa ini semata-mata untuk mengujimu, akankah membuatmu lebih dekat atau bahkan menjauh.

Maka menjauh darinya, untuk lebih dekat kepada-Nya.
Menjauh bukan berarti acuh, melainkan ia sadar bahwa tetap ada batas-batas Allah yg harus ia jaga.
Hingga saatnya tiba, maka Allah sendiri yg akan menyatukan mereka.
Menyatukannya dalam ikatan yg halal.
Belajarlah mencintai Allah terlebih dahulu,baru kau boleh melabuhkan cintamu kpd makhluk-Nya.

Maka sebelum saat indah itu tiba, 
Kedua insan itu menjauh untuk saling menjaga.
Jarak diantaranya menjadikan mereka saling bertegur sapa lewat do'a.
Hingga pada akhirnya Allah sendiri yg akan mendekatkan mereka.
Indah bukan, ketika dua insan yg saling mendoakan kemudian dipersatukan dalam ikatan yg halal.
Mereka yg senantiasa menjaga kehormatan dirinya.
Menjaga hati dan fikirannya.
Menjaga pandangannya.
Menjaga diri dari fitnah dunia.
yang senantiasa memperbaiki diri karena Allah. Dan senantiasa saling mencintai atas landasan cinta kepada Allah.
Karena yang sudah sah akan menjadi suatu ibadah, dan tentu akan lebih indah.
Karena tujuan mereka hanya satu, yakni meraih surga-Nya bersama.

Maka dekatkan saja pemilik hati-Nya, maka Dia akan memberi cinta itu kepadamu.
Selamat Menjaga Hati!
Semoga tetap Istiqomah!
Karena diibalik kata istiqomah ada perjuangan yang sangat berat dan tidak mudah, pengorbanan yang banyak, dan doa yang tak berhenti diucapkan.

Lakukan semua karena Allah, dan jadikanlah rasa itu sarana yg menjadikan dirimu lebih dekat kepada-Nya:)
Semoga jika dialah seseorang yg namanya telah tertulis di Lauhul Mahfudz, kau akan dipertemukannya dengan cara terbaik-Nya.

Dan tidak ada cara yang lebih indah, antara dua insan yg saling mencintai karena Allah selain disatukan dalam ikatan yg halal.


Ya Rabb kutitipkan hati ini padaMu, jagalah hatiku dari segala macam rasa kecewa. Hingga waktunya tiba, himpunlah kami dalam restu dan ridhaMu.
jkt-30/7/19
[23.58 WIB]


Hasan al-Basri sewaktu remajanya, sebelum menjadi alim lagi wali yang zuhud, adalah seorang yang tampan dan sentiasa memakai pakaian yang mahal. Beliau sering kesana sini didalam kota seperti anak-anak muda yang lain bermondar-mandir tanpa tujuan hidup yang teguh.

Suatu hari ketika berjalan-jalan di kota Basrah, dia memandang seorang perempuan cantik dengan sepasang mata yang sangat menarik.

Datanglah rasa ghairahnya sehingga tanpa sadar kakinya terus mengikuti si cantik itu. Perempuan itu sadar ada orang mengikutinya, lalu menoleh kepadanya; "Tuan terus mengikuti saya, apakah tuan tidak malu?"

Hasan pun menoleh kiri dan kanan dan mendapati tiada siapa pun di situ. "Hendak malu pada siapa? Bukan ada orang melihat." katanya.

"Sekalipun pada Allah yang Maha Mengetahui khianatnya mata dan apa yang tersembunyi di sebalik dada." kata perempuan itu.

Hasan tersedu mendengarnya tetapi karena tak mampu melawan nafsunya, dia tetap mengikuti perempuan itu.

"Mengapa tuan masih mengikuti saya?"

"Saya tertarik dengan dua matamu yang cantik"

"Baik, tuan tunggulah di sini. Biarlah saya pulang dahulu dan akan saya hantarkan apa yang tuan mau" kata perempuan itu.

Hasan pun menunggu dengan rasa berdebar-debar.

Tidak lama kemudian, datang seorang pembantu perempuan tadi mengulurkan suatu kotak berbalut sapu tangan.

"Tuan, ini tuan saya kirimkan untuk tuan."

Dengan rasa amat gembira, Hasan pun membuka kotak itu.

Alangkah terkejutnya apabila di dapati dua biji mata yang berlumuran darah.

"Perempuan yang tuan ikuti tadi ialah majikan saya. Dia berpesan, dia tidak mau memiliki mata yang membawa fitnah atas orang lelaki. Dia mengirim mata ini agar tuan boleh menikmati dan terbebas dari godaan itu. Ambillah tuan.

"Menggigil tubuh Hasan al-Basri dengan peristiwa menyayat hati ini. Semalaman dia menangis bertaubat kepada Allah.

Keesokan harinya, Hasan pun pergi ke rumah perempuan tadi untuk meminta maaf tetapi menurut tetangga yang berdekatan, perempuan itu telah meninggal karena terlalu sedih akan dosanya.

Tergetar-getar Hasan mendengarnya, rasa bagaikan hendak tumbang.

Menangislah dia selama tiga hari di rumahnya. Pada akhir malam yang ketiga itu, Hassan telah bermimpi melihat perempuan tersebut sedang duduk di taman syurga.

"Wahai tuan, dari dulu saya telah memaafkan perbuatan tuan yang tak senonoh itu, karena dari perbuatan tuan saya akhirnya duduk mulia di hadapan Allah."

Jawab Hassan "Kalau benar engkau maafkan saya, berilah saya nasihat agar saya menjadi orang soleh."

"Bertaubatlah waktu tuan sedang bersendirian atau ketika banyak orang. Ingat ALLAH dan berzikirlah bersungguh-sungguh pagi dan petang, beristighfarlah."

Hasan Al-Basri pun mengamalkan nasihat itu. Beliau akhirnya dikenali sebagai wali yang zuhud, taat dan termasyur karena memiliki budi pekerti yang mulia.

Begitulah sejarah menorehkan kehebatan wanita yang beriman. Begitu takut menampakkan kecantikan dirinya kepada lelaki yang bukan muhrim yang mampu mengundang seribu fitnah.

Lebih-lebih lagi pada zaman yang penuh kerusakan ini. Takut dengan murka ALLAH, maka sanggup di
leraikan dunia yang membawa fitnah ke atas kaum lelaki.

Benarlah ayat ALLAH......

Tundukkanlah pandanganmu terhadap yang bukan muhrim karena sering berlaku "panahan syaitan" di mata.

Wahai salik yang bertekad menempuh suluk jalan fana` dengan tekad yang kuat, dalam tekadmu ini engkau terlebih dulu harus menjernihkan sirr dan isi kalbumu dari segala bentuk tawajuh kepada yang selain al-Haqq. Engkau juga harus menjadikan tuntutan dan maksudmu hanyalah untuk tenggelam (istighrâq) dan fana (fana`) di dalam Lautan Keesaan.

Semua ini sama sekali tidaklah mudah bagimu, kecuali jika kau berhasil menghancurkan bahtera dirimu yang batil. Tapi untuk menghancurkannya pun tidaklah mudah bagimu, kecuali jika kau melakukan riyadhah yang berat, dalam bentuk lapar, haus, mengurangi tidur, pemutusan semua kelezatan inderawi dan syahwat nafsu untuk kemudian beralih kepada kelezatan cinta, fana, sabar terhadap bala, dan ridha atas semua ketetapan Allah yang kau alami. Jika kau berhasil mewujudkan semua ini di dalam dirimu, niscaya dirimu akan melemah dan bahteramu akan melamban. Pada saat itu, engkau akan mudah untuk menghancurkannya, cukup dengan kau berdiri di atasnya.

via: https://mistikus-sufi.blogspot.com/2017/02/kisah-hasan-al-basri-dan-wanita-cantik.htm

Aku tinggal di bumi, tapi carilah aku di langit.
Sebab aku tertahan di antara bintang-bintang.
Jemput aku dengan doa-doa setelah shalatmu.
Tengadahkan tanganmu atau bersujud, berdoa-lah untuk memintaku.
Aku tertahan dan garis batas yang membentang di antara kita selebar langit dan bumi.

Aku tinggal di bumi, tapi carilah aku di langit.
Di sepertiga malammu saat Tuhan turun ke langit bumi.
Mintalah aku yang berada di genggaman tangan-Nya.
Percuma mencariku di bumi, sebab kunci itu ada di langit.
Kunci yang akan menghapus garis batas diantara kita.
Mengubah garis yang tadinya neraka menjadi surga.

Aku berada di tempat yang tidak bisa kau temui di bumi, tapi kau bisa menemuiku di langit.
Meski bukan wujud kita yang bertemu, melainkan doa-doa kita yang menggetarkan singgasana-Nya.
Temukan aku di langit. Di dalam doa-doa panjangmu, di dalam harapanmu.

Meski kita tidak saling tahu nama, tidak saling tahu rupa, jemputlah aku di langit.
Sebab aku tahu, kau mengenalku bukan karena nama dan rupa.
Doa kita telah bertemu sebelum fisik kita.

Mudah bagi-Nya membuat kita kemudian bertemu.
Tidak hanya bertemu, tapi juga dipersatukan.
Sebagaimana doa-doa yang sebelumnya telah kita panjatkan.

Pertemuan kita yang pertama berada dilangit,kan?
Sekarang kau tahu mengapa aku memintamu mencariku dilangit?

-Kurniawan Gunadi (novel Lautan Langit)




Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (4)
  • ▼  2019 (4)
    • ▼  September (1)
      • D I S T A N C E
    • ►  Juli (1)
      • :)
    • ►  Juni (1)
      • Kisah Hasan Al-Basri dan Sepasang Mata Indah Wanit...
    • ►  Januari (1)
      • -Ada di Langit-
  • ►  2018 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Maret (2)

ABOUT ME

Not good both at reading and writing but I do love people who love them. I hope that every little thought of mine will give you something new and different.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Hei! Masa Lalu:))
  • Don't be a Sad Allah is With You:)
  • About Me
  • Kenapa Allah membuat kita jatuh cinta pada seseorang yang ternyata tidak bisa kita miliki ?
  • Hari dimana Hati yang akan Berbicara

Categories

  • Motivation 9
Diberdayakan oleh Blogger.

Tenang, ada Allah!

Sebesar apapun masalah yang kamu hadapi, coba deh bisikan ke hati kecil kamu dan bilang "Tenang, ada Allah!" (:

Cari Blog Ini

Label Cloud

  • Motivation

rifdahalf_

DAKWAH

Ibarat air, yang tidak akan pernah berhenti bergerak hingga bermuara di tempat yang tepat

🌺Semoga hingga akhir hayat nanti, kita tetap menjadi titik-titik yang menyusun garis dan molekul-molekul dalam air tersebut hingga bermuara di surga-Nya🌺

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates