Muslimah Journey

  • Home
  • Motivation
  • Gallery
  • Guidance
    • Alquran
    • Hadits
  • About Me



Sesuatu yang diawali dengan pertemuan, akan diakhiri dengan perpisahan.
sudah menjadi hukum alam, bukan?
semesta pun tak kan bisa mengelak.
tentang rindu yg tak tertahan,
atau kenangan yg tak kan bisa terlupakan.
ah, diri pun tak kuasa mengendalikan.
puncak segala kerinduan,
bukan lagi dengan saling mengungkapkan,
melainkan dengan mendoakan.

Mungkin tak banyak kata yang akan ku sematkan dalam tulisan ini,
Bukan kah dengan doa, kita tak perlu mengungkapkan rindu dengan kata-kata yang harus dirinci rapi,
tapi cukup mengadu kepada Sang Rabbul Izzati.
Bumi yang tenang dalam sunyi,
Seakan berbisik kepada hati, "tenang, semua akan berakhir indah dan segera pulih kembali"
Kalimat yg cukup menenangkan pikiran dan nurani.
-
Sebenernya, tulisan ini berawal dari keisengan diri,
kembali melihat akun Ask.fm yg tak pernah tersentuh lagi,
Lalu muncul salah satu postingan lama yg membuat tersenyum geli.

(note: di klik gambarnya klo mau liat lebih jelas)

Ya, tulisan itu dibuat 4 tahun yang lalu,
Mungkin terlihat cringe, seorang anak 14 tahun menuliskan quotes dengan gaya sok asik, padahal cmn ditanya 'kelas berapa dan sekolah dimana?'
Namun tak disangka, kini coretan itu menggoreskan arti yang begitu mendalam dan penuh makna.
Mewakilkan beribu macam rasa,
yang tak mampu lagi diungkapkan oleh penggalan kata.
Huftt.

Entah waktu yg terasa begitu cepat, atau  karena kehidupan dunia ini yang terasa nikmat.
Hingga terlena dan terperdaya olehnya.
Enam tahun menjalani kehidupan disekolah yg sama, bukan hanya meninggalkan 1 atau 2 kisah.
Benar saja, dimana ada kisah, disitulah letak keberadaan cinta.
Ya, tempat itu telah menyimpan ribuan cerita,
suka maupun duka,
yg kini hanya bisa tersimpan rapi dalam lembar memori dan kepingan masa.

Meski terkadang, tempat itu dipandang sebelah mata oleh sebagian orang.
Itu karena mereka hanya akan menjadi bayang-bayang,
dan tak ingin menjadi bagian dari sebuah perjuangan.
Baik buruknya sesuatu, tergantung pada sudut pandang kita dalam menyikapinya, 'kan?

Biarkan ia tetap menjadi saksi perjuangan, atas impian yg akan kita capai di masa mendatang. 
Untuk aku, kamu, kita.
Selamat berjuang! (:






(Baik buruknya peradaban manusia, ada ditangan para wanitanya)

Bismillah,

Akhir-akhir ini lagi disibukan dengan membaca berbagai artikel tentang pendidikan seorang wanita, gimana peran dia dengan pendidikannya itu sendiri, apa aja yang harus dia lakuin dengan ilmunya, gimana supaya ilmunya bisa dijadiin sarana dakwah dan bermanfaat untuk agama dan negara, gimana dengan keahlian/keterampilan yang dimiliki wanita bisa menolong agama Allah, bagaimana dengan pendidikan nya wanita tetap dapat melaksanakan kewajiban tanpa meninggalkan fitrahnya, dan banyak pertanyaan yang tiba-tiba muncul dan masih menyisakan tanya.
Teringat sebuah kutipan yang popular,
“Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya”.
.
Dear, ternyata selain wanita adalah makhluk yang dimuliakan islam, ia juga menjadi subjek utama peradaban manusia. Maka harus kita sadari, betapa Allah memberi amanah yg begitu besar untuk wanita. Allah mewajibkan hamba-Nya untuk menuntut ilmu. Agar yang laki-laki bisa menjadi pemimpin yang baik, dan para wanita menjadi manusia yang berkualitas, serta pendidik yang ulung untuk mencetak generasi terbaik.

Sungguh benar peran utama seorang wanita adalah menjadi mar’atus shalihah (wanita shalihah), zaujatul muthi’ah (istri yg taat), dan ummul madrasah (ibu peradaban). Ketiga peran tersebut lah yg akan semakin meningkatkan derajat taqwamu di hadapan-Nya.

Jika baik wanitanya, maka Insyaa Allah baik pula suatu negeri. Baik buruknya peradaban, ada di tanganmu.

Berkenaan dengan perannya itulah, perlukah seorang wanita berpendidikan tinggi?
Oke, Let's discuss about it!
-
Suatu permasalahan yang sejak dulu sering didengungkan oleh banyak kalangan, tentang nasib pendidikan seorang wanita. Hingga ada yang mengatakan,
“Anak perempuan itu tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, toh nantinya juga kembali ke pekerjaan rumah tangga, paling nantinya hanya berkutat didapur,sumur dan kasur saja”

Seiring maju dan berkembangnya zaman, pemikiran ini ternyata belum juga berubah. Mungkin karena kebanyakan dari mereka belum sadar tentang pentingnya pendidikan bagi seorang wanita. Meskipun statement ini tidak sepenuhnya salah, karena memang sudah menjadi fitrahnya wanita memiliki peran dalam urusan dapur dan rumah tangga nantinya. Tapi apa kalian juga tahu, kalau ternyata dengan pendidikannya, wanita punya peran besar dalam peradaban manusia?

Melihat realita diatas, sepertinya hal ini cukup bertentang dengan perintah yang sudah ditetapkan oleh Rasul-Nya.

 اُطْلُبُوا العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلى اللَّحْدِ
 “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat”

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ
"Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil Barr)
-
Well, sebelum kita membahas lebih jauh, perlu diketahui nih, muslimah setidaknya harus memiliki pengetahuan dasar dari dua cabang besar pengetahuan di dunia ini. Yang dimaksudkan dengan pengetahuan dasar (basic knowledge) adalah tingkat pengetahuan yang ia butuhkan untuk menjalankan hajat hidupnya dengan baik. Dua cabang besar yang dimaksud di sini adalah cabang ilmu alat/ keterampilan untuk kehidupan dunia, dan cabang satu lagi yang paling penting adalah cabang ilmu Islam yang mencakup ilmu keimanan, ilmu ibadah, dan ilmu mu’amalah.

 “Wanita adalah tiang negara. Jika ingin menegakkan negara, lindungilah wanita; dan jika ingin menghancurkan negara, hinakanlah wanita”.
-
Rasulullah saw pun menganjurkan agar senantiasa mengutamakan pendidikan bagi wanita, karena wanita adalah guru paling penting. Jika ingin menyiapkan generasi yang berkualitas, maka pendidikan perempuan yang harus di persiapkan secara matang.

Begitupun yang dikatankan Moh. Hatta,
 “Jika kamu mendidik satu laki-laki, maka kamu mendidik satu orang. Namun, jika kamu mendidik satu perempuan, maka kamu mendidik satu generasi.” (Moh. Hatta)
Bahkan pendidikan tinggi, spesifikasi keahlian dan agama menjadi perbincangan dalam menciptakan sebuah peradaban. Bangunan peradaban yang kuat hanya dapat disusun oleh ibu atau wanita yang kuat agama dan banyak keahliannya.

Maka jika sudah berbicara mengenai wanita dan pendidikan, bukan lagi pengaruhnya hanya untuk dirinya pribadi, melainkan menyangkut kemajuan negeri dengan adanya generasi yang berkualitas tinggi.
Tidak salah rasanya, jika kemudian seorang RA Kartini begitu memperjuangkan hak wanita di zamannya. Berupaya untuk mencerdaskan sesamanya. Karena dari rahim mereka lah kelak akan lahir generasi-generasi dimana negara ini kemudian bertumpu.

Perbaikan suatu umat tidak akan terwujud kecuali dengan perbaikan wanita.
Perbaikan wanita tidak akan sukses kecuali dengan perbaikan jiwa.
Perbaikan jiwa tidak akan berhasil kecuali dengan pendidikan dan pembinaan.
Ya, dengan pendidikan dan pembinaan berkualitaslah wanita unggul bisa diwujudkan. Di sini peran seorang wanita sangat dibutuhkan agar generasi penerus memiliki kualitas teruji di masyarakat dan di hadapan Allah.
-
Ingat baik-baik ya dear, bahwa seorang wanita adalah pendidik terbaik keturunannya, maka jika anak tersebut bisa mengerjakan perintah-perintah Allah dari kecil, cerdas dan tegas dalam menyampaikan kebenaran. Maka kita bisa melihat ada ibu yang luar biasa di balik anak tersebut.

Semangat terus untuk kalian wanita dan calon ibu hebat diluar sana!
Kebayang gak sih, seberapa bahagia dan bangganya seorang anak yang lahir dari rahim ibu yang cerdas, berpendidikan, dan hafidzah✨
Tak ada kata terlambat untuk terus belajar,
Impian kalian, sudah semestinya terus dikejar:)
-
Lalu, apakah kamu masih berpikir pendidikan tinggi bagi muslimah itu tidak penting?
Atau bahkan timbul pertanyaan,
“Kenapa bisa,  peran seorang muslimah mempengaruhi peradaban umat?”
Atau pertentangan,
“Kenapa sih, pendidikan perempuan harus selalu disangkut pautin sama anaknya kelak. Kenapa gak untuk kebahagiannya dulu, utamain apa yang dia mau. Terlalu memikirkan jangka panjang”
Atau mungkiiin timbul pemikiran,
“Serius banget si sama pendidikan, dibuat santuy aja kali, stay chiil😎”
Kuy, insyaa Allah kita bahas dan kupas lebih dalam di lain kesempatan^^

So, wanita di manapun berada jangan lelah untuk terus menuntut ilmu dan memiliki pendidikan yang tinggi, upgrade terus keahlian hingga batas kehidupan!





semakin dewasa,
kelak kamu akan dihadapkan dengan banyak pilihan.
Dan kamu akan sadar,
apa yang harus lebih di prioritaskan.
apa yang sepantasnya diperjuangkan atau mungkin di ikhlaskan.

Pernah terlintas di pikiran tentang angan-angan,
Tentang mimpi yang sekiranya dapat terealisasikan.
Meski terkadang hati dan logika tak sejalan,
Atau kehendak tak sesuai dengan keinginan.
Namun kau harus mengerti, bahwa semua adalah bagian dari sebuah perjalanan.
Kelak dipertengahan kau akan menghadapi banyak rintangan,
Disaat yang sama kau juga akan mendapatkan pertolongan yang tak pernah terbayangkan.
Merasakan kasih sayang-Nya yang tak habis termakan oleh zaman.

Usaha yang kamu perjuangkan,
Untaian doa yg senantiasa kamu langitkan,
Semua akan terbalas dengan pencapaian yg selama ini kamu impikan.

Perkara yang hanya memenuhi ruang pikiran.
memang sudah seharusnya dilupakan.
Dan belajar untuk lebih memaknai dari setiap poros kehidupan.
Karena dalam hidup, kamu akan menemukan seni dalam memilih;
Ingin mengedepankan nafsu diri dan menuruti keinginan hati,
atau mengikuti alur dari Sang penggenggam hati.

Kalau sekiranya kau sudah percaya dengan segala yg Allah tetapkan,
Lantas apa yg perlu dikhawatirkan?

Bismillah,

Katanya, cara terbaik meluapkan rasa selain berdoa adalah dengan menyusun kata lewat tulisan. Sudah kucoba, dan benar adanya. Beberapa quotes hadir dari keresahan diri dan menyebarkannya di dunia maya bukan untuk ingin menuai pujian, cukup dengan maknanya tersampaikan
pun sudah bahagia.

Beberapa bulan belakangan ini, bisa dibilang masa-masa yang cukup menegangkan.
Merancang sesuatu yang akan dicapai untuk masa depan,
Atau semua yg berkaitan dengan akhir perjalanan selama duduk dibangku Mualimin,
menjadi hal yg banyak dipertanyakan.
Terlebih lagi disaat yg bersamaan, kita sedang dihadapkan dengan pandemi covid-19 yg meresahkan banyak kalangan.
Huft, bukan perkara yg mudah utk bisa memikirkan itu disaat yg bersamaan.
Tapi tak ada yg bisa dilakukan selain ttp menjaga diri dan berdoa agar keadaan akan segera membaik kembali.

but, All praise is due to Allah.
satu persatu persoalan kini dapat terselesaikan.
Bukan karena diri yg hebat, tapi karena pertolongannya-Nya yang selalu ada dan hadir di saat yg tepat.
And finally, sekarang bisa menyempatkan waktu utk kembali mampir kesini after a long time, hehe.

Yash, Let's talk casually and stay chill ;)
Time flies so fast and i realized the importance of time. And one day, suddenly i received a letter from one of my teacher and she wrote something to me,

(ini penutupnya ya btw)
"Sekarang kamu udah ngelewatin masa-masa SMA kamu yg nano-nano. Saatnya kamu masuk ke dunia orang dewasa. Welcome to 'adult' world, where everything gets harder. I don't know how your future will be, I do hope the best for your future.
Ohya, finding your identity will be good for you supaya kamu ga gampang terjerumus ke lingkungan yang kurang baik"

Diawali dengan first impression pertemuan kita (she said, "i could say that  km (mungkin) punya pemikiran/sikap yg lebih dewasa dari teman-teman kamu") idk why she can think like that😄
dan surat diakhiri dengan penutup yg pas bgt sama suasana hati saat itu.
Seiring berjalannya waktu, jadi muncul pemikiran yg bahkan belum pernah terpikirkan sebelumnya. Mengingat bahwa semakin bertambahnya usia, semakin banyak pula keinginan dan target kehidupan yg harus segera terealisasikan.
Yeah i know, bahwa dewasa bukan lagi acuannya pada usia. Tapi tentang bagaimana ia bersikap dan berfikir lebih realistis.
Lebih peka terhadap sekitar dan bukan lagi mengedepankan egonya.
Some people say, it's not easy to grow up especially when u get in to 'adult world'
But for me, itu adalah hal yg harus di jalani dan nikmati oleh setiap orang nantinya,  dan untuk aku saat ini.
Bukannya malah bersikap acuh, tak perduli atau bahkan berusaha untuk menghindari.
Karena kita harus sadar, bahwa hidup tak pernah diam di tempat,
Suatu saat kita akan berada di fase yang sama
Atau bisa jadi, kamu akan menapaki jalan yg pernah aku lalui, begitupun sebaliknya.

Waktu yg berjalan begitu cepat, menuntut aku untuk gak membiarkan waktu berlalu begitu saja. Dan sebagaimana perkataan Imam Syafi'i,
“Waktu itu seperti pedang. Jika engkau membunuhnya, maka beruntunglah. Jika tidak, maka dia yang akan membunuhmu.”
Waktu adalah aset utama untuk menjadi selamat dan sukses di hari esok. Sukses di dunia maupun di akhirat. 

That's why, akhir-akhir ini lagi menyibukan diri dengan aktivitas yang berkualitas,
dan jarang buka sosmed yg sekiranya bukan utk prioritas. 
Even crossed my mind, "bisa gak ya hidup tanpa sosmed, sedangkan kita hidup dizaman yg serba digital"
Well, itu bukan pilihan satu-satunya sih.
Menurut aku, ada 2 pilihan bagi kita utk menyikapi sosmed itu sendiri;
Sama sekali ga pake sosmed atau menggunakan sosmed dengan bijak.
Dan utk saat ini, pilihan aku berada di opsi yg kedua.
Bukan karena gabisa lepas, tapi aku harap dengan sosmed yg aku punya bisa menebarkan kebaikan dan kebermanfaatan bagi banyak orang.
Dengan begitu kita juga akan faham, mana yg bisa dijadikan konsumsi publik dan diambil manfaatnya bagi siapa saja yg melihat dan membacanya.
Atau cukup untuk dijadikan dokumen pribadi.
Dan 'bijak' disini menyangkut bagaimana tujuan penggunaan dan waktu yg terhabiskan untuk itu semua yaa.

And there's one more thing I want to say,
Allah itu baikkk banget,
Dia mendatangkan dlm hidup aku orang-orang yg bisa membuat aku jadi pribadi yg lebih baik lagi. Bahkan tanpa aku sadari.
Saling mengingatkan dan menguatkan dalam ketaatan.
Menasihati dalam kebaikan dan ketakwaan.
Dimanapun kalian berada, semoga Allah senantiasa ada disetiap langkah kalian❤

Dan utk seseorang yg jg telah mengingatkan ku dengan caranya yg berbeda,
Menegur ketika salah,
Mengingatkanku tentang betapa berharganya seorang wanita yg bisa menjaga dirinya dari fitnah dunia.
Bukankah sudah semestinya begitu kewajiban terhadap sesama muslim.
Tidak mengenal dari mana kita berasal, apa gender kita.
Selama yg dingatkan adalah kebaikan dan tanpa melanggar batas-batas-Nya, Why not?
Sekali lagi, terimakasih.
Kalaupun pada akhirnya semesta tak menyatukan,
Tetapi, akan ada syukur yg senantiasa terucapkan,
karena telah diberi kesempatan,
untuk mengenal dan sementara dipertemukan.

Katanya, tak perlu menjadi pribadi yang berbeda.
Cukup punya pemikiran yang lebih dewasa,
Agar kelak menciptakan  banyak karya yang istimewa. 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blog Archive

  • ►  2022 (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Maret (1)
  • ▼  2020 (6)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ▼  Mei (4)
      • Selamat Berjuang!♡
      • Pendidikan Tinggi Muslimah, Pentingkah?
      • Tentang Sebuah Perjalanan
      • After a long time...
  • ►  2019 (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Maret (2)

ABOUT ME

Not good both at reading and writing but I do love people who love them. I hope that every little thought of mine will give you something new and different.

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Hei! Masa Lalu:))
  • Don't be a Sad Allah is With You:)
  • About Me
  • Kenapa Allah membuat kita jatuh cinta pada seseorang yang ternyata tidak bisa kita miliki ?
  • Hari dimana Hati yang akan Berbicara

Categories

  • Motivation 9
Diberdayakan oleh Blogger.

Tenang, ada Allah!

Sebesar apapun masalah yang kamu hadapi, coba deh bisikan ke hati kecil kamu dan bilang "Tenang, ada Allah!" (:

Cari Blog Ini

Label Cloud

  • Motivation

rifdahalf_

DAKWAH

Ibarat air, yang tidak akan pernah berhenti bergerak hingga bermuara di tempat yang tepat

🌺Semoga hingga akhir hayat nanti, kita tetap menjadi titik-titik yang menyusun garis dan molekul-molekul dalam air tersebut hingga bermuara di surga-Nya🌺

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates